Sabtu, 14 Juni 2014

Ya Allah Aku sedang Menanti Persetujuanmu

Kau buang semua hari-hariku hanya untuk memikirkanmu Hanya untuk merindukanmu Hanya untuk mengharapkan kedatanganmu. Itu sangat sia-sia tapi aku tak mempersalahkan itu karna aku sangat menyenangi waktuku terbuang untukmu aku sangat mencintai itu Seberapa keras aku memikirkanmu apa kau peduli? Sekeras apapun aku merindukanmu apa kau juga merindukanku? Itu adalah kenyataan yang tidak mungkin Silahkan abaikan saja aku yang ada disini Bersenang-senang lah dengan apa yang kamu ingin saat ini .

Apa aku gila? 
merindukan, mencintai dan mempertahankan orang yang sama sekali tak merindukan tak mencintai dan tak mempertahankanku ?
 Apa aku gila?
 Yaaaah bahkan sangat gila, bodoh dan hina Lelaki di dunia ini lebih dari cukup untuk ku cintai dan layak untuk ku cintai dengan caraku tapi aku tak menginginkan yang lain aku hanya ingin dia iyaa dia yang selalu membuatku leleh saat melihat karisma dan kemisteriusannya. 

Senyumnyaaaaaaa membuat ku begadang tiap malam saat menginggat itu. Mungkin ini belum waktunya kita dipersatukan tapi aku selalu menunggu persetujuan Allah tentang kebersamaan kita..! Allah persetujuanmu sedang kunanti saat ini jika memang ini indah untuk kita persatukanlah jika ini adalah hal yang buruk untuk kita pisahkanlah kita dengan cara yang indah juga:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar